NILAI-NILAI FILOSOFI DALAM SENI KELINGKING

leSeni Kelingking merupakan salah satu bentuk Seni Rupa Sumbawa yang pertama kali diperkenalkan oleh Drs. A. Gani Selim. Kesenian ini merupakan pengembangan berikutnya dari Male. Dalam seni kelingking terdapat beberapa motif yang terkenal diantaranya ; kemang setange, lonto engal, salimpat, pusuk rebong, ular naga, dsb. Keberadaan seni ini di Sumbawa dapat dilihat dalam berbagai ornamen yang terdapat dalam Istana Tua (Dalam Loka) atau di beberapa tempat lainnya. Perkembangan seni kelingking yang sedemikian pesat akhir-akhir ini telah melahirkan beberapa karya dalam bentuk hiasan dekorasi, baju, bahkan saat ini telah dituangkan dalam bentuk batik Sumbawa.

Sebagai sebuah kesenian bernuansa tradisi, motif-motif yang terdapat dalam seni kelingking memiliki simbol-simbol yang kuat, yang memiliki makna yang sangat dalam. Bila tari merupakan bahasa tubuh, musik adalah bahasa bunyi, maka seni rupa (baca ; seni kelingking) merupakan bahasa dalam bentuk gambar. Sebagai sebuah bahasa gambar, makna simbolis yang terdapat dalam seni kelingking hanya dapat diketahui dengan mempelajari dan menelusuri nama dan bentuk motif. Dari situ baru dapat diketahui nilai-nilai filosofi yang……Baca selengkapnya….

Satu Balasan ke NILAI-NILAI FILOSOFI DALAM SENI KELINGKING

  1. Gege berkata:

    Mantappp pak Ihin…suka bacanya, menambah wawasan tentang budaya

sapalah kami dengan komentar anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s