Tahun 2013, Formasi CPNS untuk Guru Wajib Memiliki Sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG)

Proses pendaftaran guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) rupanya mendapat perhatian khusus dari Pemerintah. Disebabkan oleh timbulnya rasa prihatin pada kemampuan sebagian besar guru saat ini yang rendah, maka Pemerintah mencanangkan persyaratan baru pendaftaran guru PNS dengan harapan untuk merekrut guru PNS berkualitas wahid di tahun mendatang.

Kriteria yang bakal diterapkan tahun 2013 yaitu dokumen atau ijazah kelulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), sebagaimana disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh : “Dengan skema baru ini, untuk menjadi guru, baik PNS maupun non-PNS tidak cukup hanya dengan ijazah S.Pd (sarjana pendidikan),”.

Prinsip tersebut mengadopsi seleksi dokter PNS. M. Nuh menjelaskan bahwa agar diterima menjadi dokter PNS, pelamar atau pendaftar tes CPNS tak bisa hanya bermodalkan ijazah sarjana kedokteran (S. Ked). Namun, mereka juga harus mengikuti pendidikan profesi dokter selama satu tahun.

Tata aturan terbaru mengenai persyaratan guru PNS, sedang digodok oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) selaku pelaksana teknis seleksi CPNS baru.

Program PPG ditempuh ketika seseorang sudah menyelesaikan program sarjana pada FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) atau semacamnya. Apabila berminat menjadi guru PNS, maka mereka wajib mengikuti PPG yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

Akan tetapi, tak semua sarjana FKIP yang mendaftar di LPTK pasti diterima serta berhak ikut PPG. LPTK tetap bakal menjalankan seleksi CPNS secara ketat karena daya tampung rekrutmen dibatasi.

Para sarjana FKIP juga akan bersaing secara terbuka terhadap sarjana-sarjana fakultas lainnya untuk masuk LPTK. Contohnya : Demi menjadi guru matematika, para sarjana FKIP bakal bertarung dengan sarjana fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alama). Dan itu juga yang terjadi pada guru ekonomi, sarjana FKIP juga akan bersaing dengan sarjana fakultas ekonomi (FE).

Posisi tenaga pendidik atau guru memang idealnya diisi oleh para sarjana FKIP. Akan tetapi, apabila tingkat kompetensi sarjana FKIP jauh di bawah sarjana fakultas lainnya, tentu saja tak bisa dipaksakan mengajar.

Calon guru PNS akan mendapatkan sertifikat sebagai guru profesional setelah mengikuti proses PPG selama satu tahun. Sertifikat tersebut kedepannya harus dilampirkan sewaktu yang bersangkutan akan melamar menjadi guru CPNS. Dengan sertifikat tersebut serta ditambah pengalaman mengajar selama 24 jam pelajaran per pekan, guru bersangkutan berhak mendapatkan tunjangan profesi pendidik (TPP).

Apabila wacana seleksi CPNS khususnya perekrutan guru PNS profesional tersebut berjalan secara sistematis serta lancar, beliau yakin bahwa kualitas guru-guru Indonesia bisa beranjak naik. Nuh pun menegaskan bahwa posisi PPG ini strategis, sebab merupakan proses substitusi program sertifikasi guru yang saat ini sedang berjalan.

Sumber :
PPCI: Tahun 2013, Formasi CPNS untuk Guru Wajib Memiliki Sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG) | lowongan cpns 2012 – 2013

5 Balasan ke Tahun 2013, Formasi CPNS untuk Guru Wajib Memiliki Sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG)

  1. Farhan berkata:

    Guru yg sdh mmiliki sertifika pendidik saat ini blm menjamin kalau guru itu profesional..krn yg d ampu rata2 tdk ssesuai dg jurusannya.

  2. gun gun gunawan effendi S.Sn berkata:

    betul pa……tpi anehnya guru dibutuhkan,,,,,tpi kalau ada yg ikutan test cpns,,,,yang diangkatnya itu bukan asli lulusan seni,,,bahkan yg lulusan seni banyak yg ga lulus atau ga diperhatikan

  3. ute berkata:

    WAH… yang jelas minat jadi guru sejak awal kan jelas lulusan FKIP. sudah mendapat kuliah pendidikan selama minim 3,5 tahun pula. yang lulusan FKIP saja kadang masih kurang kompeten, bagaimana dengan yang bukan FKIP? pahamkah dengan hanya ikut PPG?? yang kalau KKN di desa2 saja diminta upacara 17 Agustus di kecamatan pakai celana jeans pensil super duper ketat dan kaos oblong, hanya didobel dengan jas almamater. sepatu karet mirip “crocs”. padahal upacara bareng perangkat desa, guru2, pegawai kecamatan, dan anak2 sklh mulai SD sampai SLTA. ckckck prihatin anak kuliah jaman sekarang. seleksi sebenar2nya harusnya tidak seperti ini tekniknya…

  4. halaludin berkata:

    iya ya kasian tuh yang udah kuliah bertahun yang udah sesuai dgn profesinya ,harus ikutan PPG, coba sekalian kurikulum PPG langsung di terapkan di FKIP .

  5. MODUS ANDA SAJA ITU PAK MENTERI PROYEK ANDA SAJA ITU, APALAH RELEVANSI SERTIFIKASI GURU-GURU YANG DILAKUKAN/DILAKSANAKAN SELAMA INI DIBUAT SERTIFIKASI GURU, NGAJARNYA JUGA GAK JAUH BEDA BODOHNYA SEPERTI DIA (GURU) YANG BELUM SERTIFIKASI. ANEHNYA DANA UTK GURU SERTIFIKASI YG DTERIMA SELAMA INI HANYA BUAT BAYAR HUTANG BUKAN UTK PENINGKATAN KINERJA GURU. JADI OMONG KOSONG ANDA SAJA ITU PAK MENTERI…. TUTOR PPG ITU PUN DOSEN KAMI YG DULU JUGA, SAMA BODOHNYA.

sapalah kami dengan komentar anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s