DUKA PERTIWIKU

Rembulan dipucuk embun meneteskan air mata darah..
datang bersama pagi dengan wajah pucat pasih…
pada bibirnya tersungging senyum matahari mati…
merapi ku murka…
mentawaiku merana…
pertiwiku berduka…
Kepodang kecil menebarkan bunga-bunga diatas tanah kematian…
angin dan sepi tinggalkan mimpi…
lantunkan nyanyian pilu….
entahlah…
kecuali pasrah

(ihin,Okt.2010)

Pos ini dipublikasikan di KUMPULAN PUISIKU dan tag . Tandai permalink.

sapalah kami dengan komentar anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s