Perawatan kecantikan Tradisional Samawa

Oleh Warda Miranda

“BASEME”( perawatan wajah) istilah modernnya adalah masker wajah, dimana baseme ini bagi perempuan  samawa  merupakan perawatan wajah yang dilakukan saat mereka keluar rumah misalnya  keladang ataupun kesawah.Dengan tujuan untuk meremajakan kulit, mengencangkan &  melindungi kulit wajah dari sinar matahari supaya kulit menjadi halus, bersih serta  bercahaya. Adapun jenis seme bermacam-macam contohnya seme mamak, seme ini terbuat dari campuran daun siri, buah pinang,kapur, gambir ditambah beras yang telah direndam kemudian ditumbuk sampai halus diberi air scukupnya lalu dioles kewajah kecuali mata & mulut, kemudian dibersihkan dengan air setelah habis masa pemakaiannya atau setelah kembali kerumah.    ” BARODAK”( perawatan badan) istilah modernnya adalah lulur, dimana barodak ini sering dilakukan menjelang hari istimewa seperti perkawinan maupun sunatan,adapun tujuan dari barodak ini untuk membersihkan kotoran yang melekat ditubuh, mengangkat sel kulit mati, membuka pori-pori kulit supaya kulit menjadi halus, bersih dan bercahaya di saat hari Hnya nanti adapun jenis odak yang sering digunakan saat hari istimewa adalah odak” kemang,” yang terdiri dari macam-macam bunga, akar-akaran,daun-daunan kemudian ditumbuk bersama beras yang direndam lalu ditambah kunyit dan jeruk nipis agar warnanya kuning langsat disertai doa selamat dalam bentuk sholawat supaya orang yang di odak memperoleh keselamatan dunia maupun akherat( orang yang membuat odak ini adalah orang khusus yang telah ditunjuk) karena barodak mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi bagi masyarakat samawa yang bukan hanya sekedar perawatan tetapi lebih ke identitas tau samawa.Setelah odak dioles baik muka maupun tangan lalu dibersihkan dengan air khusus pula yang dilakukan oleh orang yang telah ditunjuk (tau loka).  Selain odak istimewa diatas ada juga jenis odak biasa namanya odak” loto motong bage tunung” yang sering dilakukan oleh remaja putri menjelang akil baliq saat mereka mandi junub sehabis datang bulan Adapun bahan-bahannya terdiri dari beras yang disangrai kemudian asam yang dibakar kmudian ditumbuk menjadi satu hingga warnanya kehitaman mendatangkan bau yang khas, setelah itu dioles keseluruh badan untuk mencerahkan kulit, menghilangkan kotoran, menghaluskan dan membersihkan kemudian disiram dengan air hingga bersih.      “RAPANCAR”( perawatan kuku/ hiasan tangan dan kaki) istilah modernnya adalah menghias kuku baik  tangan maupun kaki, adalah sejenis daun yang mamiliki warna khas yang ditumbuk halus serta bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama uniknya tidak membatalkan wudhu sehingga bisa dibawa untuk shalat.Adapun rapancar merupakan perawatan untuk mempercantik diri bagi perempuan samawa khususnya bagian tangan dan kaki begitu juga rapancar ini dilakukan menjelang hari istimewa seperti pernikahan dimana calon mempelai memberi pancar pada kuku tangan maupun kuku kaki atau sekitarnya sperti telapak tangan,dalam waktu tertentu setelah kering baru dilepas ampasnya sehingga kelihatanlah warna yang cantik yang tidak akan terhapus hingga berakhirnya prosesi pernikahan mereka.Rapancar juga menjadikan tanda bahwa mereka adalah pengantin baru (pengantan beru)

Sumber : http://www.facebook.com/groups/pedulidesadarat/doc/271091872924907/

Satu Balasan ke Perawatan kecantikan Tradisional Samawa

  1. liany berkata:

    Artikel Bagus..nambah pengetahuan ih, salam kenal

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s