SEHELAI DAUN

Sehelai daun nyawa gugur
Dedaunan masih bertahan didahan peradaban meneteskan air mata
Jutaan tempayan langit mencurahkan air dingin coklat
Tanah tegalan,rumah hunian,desa jurumapin, kalabeso,di gempur mata air merah meradang…
Sehelai daun di telan bayang-bayang lalu menghilang
Disana tinggal ampas rindu terkekang dan kenangan mengiris jantung pedusunan…
Aku pun merunduk, kau dan kita pun menimba air mata di perigi hati betapa perih…….
DR….Sbw,02 Januari 2011 (Subuh, pada sumbu lampumu mengombak minyak tanah jutaan drum ton cairan hitam )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s